Ingin Menghargai Orang Tua

    0
    237

    Santri yang satu ini cita-citanya ingin jadi polisi. Nama lengkapnya Ferdiansyah Maulana Al Baiti. Tapi teman-teman santri biasa memanggilnya dengan Ferdi. Putra kelahiran Palembang 31 Desember 2005 ini, adalah putra tunggal dari pasangan Nazarudin Al Baiti dan Vivi Andriani.

    Tapi dalam perjalanan waktu, Ferdi mengaku sangat jarang bertemu dengan kedua orang tuanya yang kini berada di Jakarta. “Saya tinggal di Palembag bersama saudara sepupu saya. kedua orang tua saya tinggal di Jakarta,” ujarnya ketika di temui di Rumah Tahfidz Rahmat pekan silam.

    Obat rindu kepada kedua orang tuanya, sesekali terobati oleh nenek dan kakeknya. Keduanya, sesekali menengok Ferdi ke Palembang. Tak jarang, Ferdi juga dijemput saudaranya ke Rumah Tahfidz, untuk kemudian izin dan singgah di rumah sepupunya untuk beberapa hari.

    Masuk ke Rumah Tahfidz dari saudaranya. Awalnya, Ferdi tidak tahu dengan Rumah Tahfidz. Sebab yang ia tahu, cuma pesantren. Baru kemudian mengetahui setelah saudaranya memberi tahu Ferdi . Ketika itu, Ferdi kemudian diantar saudaraya ke Rumah Tahfidz ini sampai sekarang. “Di Rumah Tahfidz ini, saya ingin belajar membaca dan menghafal Al-quran,” kata santri yang bercita-cita ingin menjadi orang yang bisa menghargai orang tua.

    Saat ini ia baru belajar menghafal Juz-1 dan Juz 30 Suroh – Al-‘alaq. Sebagai santri, Ferdi juga menyampaikan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah, yang telah meluangkan waktu, ilmu, tenaga, pikirannya untuk mendidik dirinya dan teman santri lainnya. “Semoga apa yang diberikan akan dibalas Allah Swt sebagai amal jariyah di dunia dan di akhirat,” ujarnya.

    Terkhusus kepada masyarakat yang sudah membantu dan membiayai para santri di Rumah Tahfidz, baik yang menjadi orang tua asuh atau para donatur, Ferdi hanya bisa mengucapkan terima kasih. Semoga amal baiknya dibalas Allah Swt.**

    SHARE
    Next articleJadi Dokter yang Hafal Al-Quran