Ingin Jadi Tentara, Sekarang Ingin Jadi Guru Ngaji

    0
    192

    Santri yang tinggal di 32 Ilir Palembang ini tergolong santri yang paling lama di Rumah Tahfidz. Kalau dihitung tahun, santri bernama lengkap Achmad Tajuddin ini sudah lebih 5 tahun belajar membaca dan menghafal Al-quran.

    Putra tunggal dari pasangan Taufik dan Asmawati ini akrab dipanggil Udin. Sejak kelas I Mts (SMP), ayahnya sudah meninggal. “Sekarang saya tinggal bersama mama dan nenek di 32 Ilir Palembang,” ujar santri kelahiran Palembang 26 Mei 2001.

    Di usia 15 tahun ini, Udin masih belajar di Kelas I Madrasah Aliyah (MA) Patra Mandiri Palembang. Cita-citanya ingin jadi tentara. “Itu waktu saya masih SMP. Tapi sejak SMA dan mengenal Rumah Tahfidz, saya bercita-cita ingin menjadi Guru Ngaji, supaya di kemudian hari saya bisa mengajar ngaji untuk anak-anak,” katanya.

    Sama dengan teman lainnya, pada awalnya Udin juga Udin tidak tahu tentang Rumah Tahfidz. “Saya baru tahu setelah saya masuk ke sini,” ujar santri yang saat ini sudah mengahafal 10 Juz.

    “Mohon doanya, agar saya bisa menyelesaikan 30 juz. Saya berharap, agar para donatur atau siapapun dapat membantu kami di Rumah Tahfidz ini,” harapnya**

    SHARE
    Previous articleKenal Rumah Tahfidz dari Brosur