Anak Yatim Ingin Jadi Tentara

    0
    213

    Lincah. Gesit. Langkahnya cepat kalau berjalan. Itulah Qodri Maulana. Sosok santri yang satu ini sekarang baru bermur 8 tahun. Kesehariannya tak pernah menunjukkan kesedihan, meski sejak duduk di SD, ayahnya sudah meninggal.

    Putra ke-6 dari 7 bersaudara dari pasangan Muhammad Nasrullah (alm) dan Mei Yanti ini, sekarang tinggal di Rumah Tahfidz Rahmat bersama Akbar (kakaknya). Satu lagi, dengan Aliya (5 Tahun), adik perempuan yang kini tinggal di Rumah Tahfidz Qurrota Aini Komplek Poligon.

    Tentang cita-cita, santri yang akrab dipanggil Qodri ini ingin menjadi tentara yang hafalAl-quran. Sejak belajar di Rumah Tahfidz, Qodri sekarang sedang belajar Iqra-III dan menghafal Al-quran juz 30, Surah Al-Waqiah dna suroh lainnya.

    Qodri mengaku bersyukur bisa belajar di Rumah Tahfidz ini, apalagi tidak dipungut biaya sama sekali. “Saya dan teman-teman bersyukur bisa berada di sini. Belajar mengaji dan menghafal Al-quran. Saya berharap cita-cita saya dan teman-tean santri bisa terwujud,” harapnya.

    Bagi Qodri, dirinya memang tidak bisa memberi kesenangan lain kepada para donatur yang sudah membantu Rumah Tahfidz. Tapi, dengan membalas kesungguhannya belajar dan menghafal al-Al-quran, diharapkan dapat membuat bahagia para dermawan dan donatur. “Saya ingin cita-cita saya terwujud, terima kasih kepada warga yang sudah membantu saya dan teman-teman disini,” ujarnya.**