KabarSANTRI¬†¬† |¬† PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) terus mengembangkan rumah tahfidz hingga ke seluruh desa. Pengembangan rumah tahfidz guna meningkatkan masyarakat cinta Alquran.

“Untuk percepatan pemerataan rumah tahfidz itu sekarang telah dikukuhkan Pengurus Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz se-Sumsel,” kata Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Jumat (29/11).

Dia mengatakan, rumah tahfidz penting agar masyarakat banyak yang bisa menghafal dan mengerti Alquran. Bukan itu saja, dengan adanya rumah tahfidz maka generasi mendatang semakin bermoral dan Sumsel tidak kekurangan penghafal Alquran.

 

Dia menambahkan, ketika program rumah tahfidz didengungkan, antusiasme umat Muslim di Sumsel sungguh luar biasa dalam menyambut program tersebut. “Ketika Rumah tahfidz ini saya dengungkan setiap penjuru Sumatra Selatan, umat Muslim menyambutnya sungguh luar biasa. Harapan saya setelah adanya lembaga itu semuanya dapat berjalan untuk menumbuhkembangkan rumah tahfidz di penjuru Sumsel,” katanya.

Apalagi, rumah tahfidz selaras dengan program gubernur dan wakil gubernur di mana ditargetkan untuk mendirikan satu desa satu rumah tempat menghapal Alquran tersebut. Sebagai pembina rumah tahfidz, Gubernur Sumsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sumsel M. Iqbal Alisyabhana mengatakan, seluruh desa memiliki rumah tahfidz merupakan ide murni dari Gubernur Sumsel yang dituangkan dalam arah kebijakan RPJMD Mewujudkan Satu Desa Satu Rumah Tahfidz.

TEKS/FOTO : REPUBLIKA.CO.ID

LEAVE A REPLY