Di bulan puasa, habis sahur memang ngantuk karena perut terisi, tapi jangan langsung tidur, sebab Ketika tidur, semua organ dalam tubuh akan melambat metabolismenya.

Usus dan lambung akan lambat dalam mencerna makanan. Akibatnya makanan tidak tercerna dengan sempurna, makanan yang tidak tercerna dengan sempurna akan di “makan” oleh bakteri buruk.

Jumlah bakteri buruk di lambung & usus menjadi dominan, dimana sifat bakteri ini:
anaerob (miskin oksigen), hasil metabolisme bakteri bersifat asam.

Bakteri akan menghasilkan zat asam nitrit yang bersifat sangat asam. Asam nitrit akan meningkatkan derajat keasaman tubuh.

Derajat keasaman tubuh meningkat drastis akan membebani sistem metabolisme tubuh.

Asam nitrit SANGAT, SANGAT, dan SANGAT beracun untuk liver Anda! Liver akan bekerja keras melawan racun. Sel darah putih akan gencar diproduksi untuk melawan bakteri jahat tadi. Tubuh akan bekerja keras hanya untuk menghilangkan racun.

Terjadi penumpukan gas racun amonia dalam tubuh kita, sebagai akibat dari makanan yang tidak tercerna menjadi busuk dalam usus & lambungĀ  kita. Semua itu terjadi hanya kita langsung tidur setelah sahur.

Kesimpulan:

Tidur setelah sahur akan berkontra-indikasi terhadap salah satu tujuan puasa: yaitu ingin sehat.

Tidur setelah sahur merusak liver, membuat keberadaan bakteri jahat dalam tubuh jadi dominan, menambah derajat PH keasaman tubuh.

Ingat! jika PH tubuh anda <4 maka SEL KANKER AKAN MULAI TUMBUH, Keadaan tubuh menjadi an-aerob (miskin oksigen), SEL KANKER AKAN TUMBUH PESAT PADA SEL TUBUH YANG PALING ANAEROB,

Ingat! Rasulullah SAW tidak pernah tidur setelah sahur dan setelah sholat shubuh.
Usahakan lawan kantuk dengan langsung berwudhu dan sholat shubuh dilanjut bertadarus, membaca buku, dan atau berolah raga.

TEKS : Tiliam herbal

LEAVE A REPLY